Parent Kids – Bulan Ramadan selalu menjadi momen istimewa bagi keluarga Muslim. Selain kesempatan untuk mempererat ibadah, ini juga waktu yang tepat untuk mengenalkan anak pada puasa.
Tapi, kapan sebenarnya anak wajib mulai berpuasa menurut ajaran Islam?
Dalam Islam, puasa Ramadan menjadi kewajiban bagi anak yang sudah baligh. Baligh artinya anak telah mencapai masa dewasa secara biologis.
Untuk anak laki-laki, salah satu tandanya adalah mimpi basah, sedangkan pada anak perempuan menstruasi menjadi penanda. Jika tanda-tanda baligh belum muncul, sebagian ulama menetapkan usia sekitar 15 tahun sebagai batas maksimal dianggap telah baligh.
Artinya, sebelum usia ini, anak belum diwajibkan berpuasa, meski sudah bisa mulai diperkenalkan.
Meski belum wajib, orang tua dianjurkan membiasakan anak berpuasa secara bertahap. Mulai dengan puasa setengah hari atau hingga waktu tertentu.
Sesuaikan dengan kemampuan fisik dan kondisi anak. Fokus pada pembelajaran nilai-nilai seperti kesabaran, disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama.
Ingat!;Kunci keberhasilan anak belajar berpuasa adalah bimbingan orang tua. Jangan memaksakan anak untuk menahan lapar atau haus penuh hari-hari pertama.
Sebaliknya, jadikan pengalaman ini menyenangkan dan edukatif, sehingga anak bisa memahami makna puasa secara spiritual.
Dengan membiasakan anak berpuasa sejak dini, orang tua tidak hanya menyiapkan mereka secara fisik dan mental untuk kewajiban saat baligh, tetapi juga menanamkan karakter positif yang bermanfaat sepanjang hidup.
Selamat berpuasa ya…
