Unlock the Magic of Your kitchen with Our Cookbook!

Aloclair Dukung Tumbuh Kembang Anak melalui Edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut

Hernowo Anggie
4 Min Read
Disclosure: This website may contain affiliate links, which means I may earn a commission if you click on the link and make a purchase. I only recommend products or services that I personally use and believe will add value to my readers. Your support is appreciated!
Aloclair

ParentKids – PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) melalui anak usahanya, PT Hexpharm Jaya Laboratories (Hexpharm Jaya), dan Aloclair Plus, turut memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026. Perayaan HAN tahun ini berupa program Speak Up & Smile Up dengan edukasi kesehatan gigi dan mulut kepada siswa SDN Utan Kayu Utara 01, Jakarta Timur.

Kegiatan ini berfokus untuk memperkuat kesehatan gigi dan mulut anak sebagai fondasi tumbuh kembang, kepercayaan diri, dan keberanian anak untuk menyampaikan pendapat, dengan kolaborasi lintas sektor.

“Kami ingin mengingatkan bahwa kesehatan gigi dan mulut merupakan fondasi penting bagi tumbuh kembang anak. Ketika anak terbebas dari gangguan kesehatan rongga mulut, mereka akan lebih nyaman untuk belajar, bermain, berinteraksi, serta menyampaikan pikiran dan perasaannya,” ujar Pharma Deputy Director PT Hexpharm Jaya Laboratories, Apt. Feri, S.Farm.

“Kami percaya bahwa senyum yang sehat dapat menjadi awal terbentuknya rasa percaya diri anak. Oleh karena itu, Aloclair Plus terus berkomitmen menghadirkan edukasi kesehatan rongga mulut melalui berbagai kolaborasi promotif dan preventif. Kami berharap inisiatif ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi anak-anak Indonesia,” tambah Feri.

Kesehatan gigi dan mulut masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk pada anak usia sekolah. Data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) Kementerian Kesehatan RI menunjukkan bahwa 57 persen penduduk berusia di atas tiga tahun mengalami masalah gigi dan mulut.

Namun, hanya 11,2 persen atau sekitar 3 juta orang yang mencari pengobatan, sehingga menunjukkan masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Kondisi tersebut menegaskan pentingnya penguatan edukasi dan upaya promotif sejak usia dini agar berbagai masalah kesehatan gigi dapat dicegah sebelum berkembang menjadi lebih serius.

Sejalan dengan upaya tersebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga telah meluncurkan Program Gigi Anak Sehat (GAS) Sebagai langkah meningkatkan kualitas kesehatan anak melalui pendekatan promotif dan preventif yang berkelanjutan.

Melalui kolaborasi lintas sektor, Kalbe melalui Hexpharm Jaya turut mendukung upaya pemerintah dalam memperluas edukasi kesehatan gigi dan mulut sebagai bagian dari investasi kesehatan generasi masa depan. Program Speak Up & Smile Up bertema Your Voice Matters, Your Smile Inspires ini merupakan kolaborasi Aloclair Plus dengan KPPIKG (Kursus Penyegar dan Penambah Ilmu Kedokteran Gigi) Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (FKG UI).

Selain membangun kebiasaan menjaga kesehatan rongga mulut, program ini juga mendorong anak agar lebih percaya diri untuk berbicara, berekspresi, dan mengembangkan potensinya.

“Kesehatan gigi dan mulut bukan hanya berkaitan dengan kondisi fisik, tetapi juga memengaruhi kepercayaan diri dan kualitas hidup anak. Anak yang memiliki rongga mulut yang sehat akan lebih nyaman untuk makan, belajar, berbicara, dan berinteraksi dengan lingkungannya,” tutur Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia, Prof. drg. Lisa Rinanda Amir, Ph.D., PBO.

“Oleh karena itu, edukasi mengenai kesehatan gigi dan mulut perlu diberikan secara konsisten sejak usia dini. Kami mengapresiasi inisiatif ini sebagai langkah nyata dalam menciptakan generasi Indonesia yang lebih sehat dan percaya diri,” sambungnya.

Sebanyak 501 siswa SDN Utan Kayu Utara 01 mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang diinisiasi oleh Aloclair Plus ini. Di antaranya, edukasi kesehatan gigi dan mulut, mendongeng, membaca cerita, sikat gigi bersama, pemeriksaan kesehatan gigi, hingga aplikasi fluoride dengan didampingi oleh sekitar 200 dokter gigi.

Berbagai aktivitas interaktif dirancang untuk meningkatkan keberanian anak dalam menyampaikan pendapat serta membangun empati terhadap sesama. Anak-anak diajak memahami bahwa senyum yang sehat dapat menjadi awal dari komunikasi yang positif dan penuh rasa percaya diri.

Share This Article
Tidak ada komentar