Unlock the Magic of Your kitchen with Our Cookbook!

Horor Ramah Anak? Penunggu Rumah: Buto Ijo Tawarkan Tontonan Aman untuk Keluarga

Sebuah alternatif segar bagi yang ingin mengenalkan genre horor kepada anak dengan cara yang lebih positif dan menyenangkan.

Hernowo Anggie
3 Min Read
Disclosure: This website may contain affiliate links, which means I may earn a commission if you click on the link and make a purchase. I only recommend products or services that I personally use and believe will add value to my readers. Your support is appreciated!

Parent Kids – Film horor identik dengan darah, teriakan, dan adegan yang sering kali membuat orangtua ragu mengajak anak menonton ke bioskop.

Namun, anggapan itu perlahan dipatahkan lewat kehadiran Penunggu Rumah: Buto Ijo, sebuah film yang menghadirkan horor dengan pendekatan berbeda, yakni menegangkan, tetapi tetap aman untuk ditonton bersama keluarga.

Film ini sejak awal dirancang sebagai tontonan ramah anak tanpa menampilkan kekerasan keji atau adegan berdarah.

Ketegangannya dibangun melalui suasana, misteri, dan alur cerita, bukan lewat visual ekstrem.

Produser sekaligus pemeran utama, Gandhi Fernando, menegaskan bahwa film ini memang dibuat sebagai alternatif tontonan keluarga.

“Film ini sejak awal kami rancang sebagai horor yang aman ditonton bersama keluarga. Tidak ada adegan darah, tidak ada kekerasan keji. Kami menghadirkan horor yang tetap menegangkan, tapi tidak membuat anak-anak trauma,” ujarnya dalam pernyataan tertulis.

Pendekatan tersebut menjadi angin segar di tengah maraknya film horor yang cenderung mengandalkan unsur kekerasan.

Penunggu Rumah: Buto Ijo justru memilih jalur yang lebih lembut namun tetap menghibur.

Gandhi Fernando juga menyampaikan bahwa tak semua film horor harus identik dengan kekerasan ekstrem untuk bisa menarik perhatian penonton.

“Kami ingin buktikan horor bisa hadir dengan cara yang lebih fun, ringan, dan tetap punya nilai hiburan,” tambahnya.

Menariknya, film ini terinspirasi dari cerita rakyat Nusantara, yakni Timun Mas, dengan sentuhan yang lebih modern.

Lewat sosok Buto Ijo, anak-anak tidak hanya diajak menikmati cerita yang seru, tetapi juga diperkenalkan kembali pada kekayaan budaya lokal.

Dalam balutan kisah yang sederhana dan durasi yang tidak terlalu panjang, film ini menyelipkan nilai tentang keluarga, keberanian, serta pentingnya menjaga akar budaya.

Cerita berfokus pada seorang ibu dan anak yang mengalami gangguan makhluk tak kasat mata di rumah mereka. Ketegangan yang hadir tidak ditujukan untuk menakut-nakuti secara berlebihan, melainkan membangun rasa penasaran dan emosi penonton secara perlahan.

Inilah yang membuat film ini terasa lebih bersahabat bagi anak-anak, sekaligus tetap menarik bagi orang dewasa.

Bagi orangtua yang selama ini ingin mengajak anak menonton film horor tetapi masih merasa ragu, Penunggu Rumah: Buto Ijo bisa menjadi pilihan yang aman.

Film ini menawarkan pengalaman menonton yang menegangkan tanpa membuat anak merasa terintimidasi, sekaligus memberi ruang untuk quality time keluarga di bioskop.

Intinya, Penunggu Rumah: Buto Ijo bukan sekadar horor, melainkan tontonan keluarga yang hangat, ringan, dan sarat nilai.

Sebuah alternatif segar bagi yang ingin mengenalkan genre horor kepada anak dengan cara yang lebih positif dan menyenangkan.

Share This Article
Tidak ada komentar