Parent Kids – Mengajak anak liburan tidak selalu harus ke taman bermain atau pusat perbelanjaan. Sesekali, orang tua juga bisa menghadirkan pengalaman yang bukan hanya menyenangkan, tetapi juga memberi kesan mendalam bagi si kecil. Salah satunya dengan mengunjungi Festival Lampion Waisak 2026 di Candi Borobudur.
Perayaan Waisak tahun ini akan berlangsung pada 28–31 Mei 2026, dengan puncak acara Festival Lampion pada 31 Mei 2026. Dalam momen spesial tersebut, sekitar 2.000 lampion akan diterbangkan ke langit malam sebagai simbol harapan, kedamaian, dan doa.
Bagi anak-anak, pengalaman melihat ribuan lampion bercahaya terbang perlahan di atas megahnya Candi Borobudur tentu menjadi momen yang sulit dilupakan. Suasana hangat, tenang, dan penuh kekaguman bisa menjadi pengalaman visual sekaligus emosional yang berharga untuk mereka.
Selain menikmati festival, orang tua juga dapat memperkenalkan nilai toleransi, budaya, dan keberagaman melalui perayaan Waisak. Anak-anak bisa belajar bahwa Indonesia memiliki banyak tradisi indah yang dirayakan dengan damai dan penuh penghormatan.
Tak hanya itu, kawasan Borobudur juga menawarkan banyak aktivitas ramah keluarga. Mulai dari menikmati suasana alam Magelang yang sejuk, berburu kuliner tradisional, hingga staycation santai dengan pemandangan perbukitan yang menenangkan. Cocok untuk quality time bersama keluarga di tengah rutinitas yang sering kali padat.
Panitia menyediakan tiket reguler seharga Rp550 ribu yang sudah termasuk akses masuk kawasan candi, lampion bersama, dan wishing card. Tersedia pula tiket VIP bagi keluarga yang ingin menikmati pengalaman lebih nyaman dan eksklusif.
Perayaan Waisak di Borobudur selama ini memang dikenal sebagai salah satu festival budaya dan spiritual terbesar di Indonesia. Namun bagi keluarga, acara ini juga bisa menjadi kesempatan untuk menciptakan kenangan sederhana yang akan terus diingat anak hingga dewasa nanti.
Karena pada akhirnya, anak mungkin lupa mainan apa yang dibelikan tahun lalu. Tapi suasana malam ketika mereka melihat ribuan lampion menerangi langit Borobudur bersama orang tuanya? Nah, itu biasanya menetap lama di ingatan.
