Unlock the Magic of Your kitchen with Our Cookbook!

SAPA Kementerian PPPA Sampai di Bantar Gebang, Tampung Keluhan Anak-Anak

Hernowo Anggie
4 Min Read
Disclosure: This website may contain affiliate links, which means I may earn a commission if you click on the link and make a purchase. I only recommend products or services that I personally use and believe will add value to my readers. Your support is appreciated!
SAPA Kementerian PPPA

ParentKids – Tawa ceria anak-anak terdengar dari halaman Sekolah Dasar (SD) Dinamika Indonesia, Bantar Gebang, Kota Bekasi, Jawa Barat saat menyambut Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi.

Kunjungan yang dikemas dalam program Jelajah Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) ini menjadi momen hangat sekaligus refleksi penting menjelang peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 tahun 2026.

Di tengah atmosfer yang penuh kegembiraan tersebut, Menteri Arifah Fauzi berbaur tanpa sekat. Langkah ini diambil untuk mendengar langsung keluh kesah, cerita, dan impian terpendam dari para penerus bangsa di kawasan tersebut.

Langkah nyata ini sekaligus mempertegas tema besar yang diusung, yakni Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan.

“Sebentar lagi kita akan merayakan HAN ke-42 tahun 2026. Ini adalah hari kalian, hari untuk merayakan kegembiraan seluruh anak Indonesia. Melalui kegiatan Jelajah SAPA hari ini, Bunda ingin berada dekat dengan kalian dan mendengar langsung cerita serta harapan kalian,” ujar Menteri PPPA Arifah Fauzi penuh semangat saat berdialog langsung dengan anak-anak di Bantar Gebang.

Suasana dialog interaktif berlangsung penuh motivasi. Menteri PPPA menekankan bahwa setiap anak yang duduk di bangku sekolah hari ini adalah pilar utama yang akan memegang estafet kepemimpinan bangsa di masa depan. Kualitas tumbuh kembang mereka hari ini akan menentukan wajah Indonesia di dekade-dekade mendatang.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri PPPA juga menyampaikan pesan kuat dari pucuk pimpinan negara. Keberpihakan pemerintah terhadap pemenuhan hak-hak dasar anak menjadi prioritas absolut yang tidak dapat ditawar lagi.

“Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto sangat mencintai anak-anak Indonesia. Oleh karena itu, Bapak Presiden berkomitmen agar tidak ada lagi anak yang kekurangan gizi, sakit, maupun putus sekolah. Hak-hak dasar ini merupakan bekal utama anak-anak untuk tumbuh menjadi generasi yang berkualitas,” tegas Menteri PPPA Arifah Fauzi, menyuarakan visi besar pemerintah.

Gerakan pemenuhan hak anak ini tidak berjalan sendiri. Sinergi lintas sektor menjadi kunci utama untuk melakukan transformasi di lapangan, seperti yang ditunjukkan oleh perwakilan organisasi kemasyarakatan yang turut mengawal jalannya acara. Kondisi kesehatan anak-anak di kawasan Bantar Gebang dilaporkan terus menunjukkan grafik yang menggembirakan dari waktu ke waktu.

Ketua Perempuan Perhimpunan Indonesia Tionghoa (Pinti), Metta Agustina, menekankan bahwa anak adalah anugerah sekaligus harapan masa depan bangsa. Menurutnya, kemajuan sebuah negara sangat bergantung pada kualitas kesehatan dan kecerdasan generasi penerusnya.

“Ini merupakan kali ke-4 kami mengadakan aksi sosial di SD Dinamika Indonesia, Bantar Gebang. Kami bersyukur melihat perubahan dan kemajuan yang luar biasa dari tahun ke tahun. Kondisi kesehatan anak-anak di sini semakin membaik dan angka anak yang mengalami kurang gizi sudah jauh menurun dibandingkan sebelumnya,” ungkap Metta Agustina penuh optimisme.

Sebagai bentuk dukungan konkret, aksi kolaboratif dalam Jelajah SAPA di SD Dinamika Indonesia ini juga menyalurkan berbagai bantuan stimulus. Dukungan nutrisi digelontorkan melalui penyerahan 604 kilogram paket ikan kembung segar kaya nutrisi, yang menjadi bagian dari total bantuan masif sebesar 6,6 ton untuk tujuh lokasi kegiatan.

Selain itu, tersalurkan pula 347 paket makanan ringan dari Kementerian Sosial (Kemensos) serta 400 paket dari Gabungan Penyuplai Hotel dan Restoran Indonesia (GPHRI). Pembagian 355 paket makan siang, fasilitas pemeriksaan kesehatan gratis, wahana permainan edukatif dari Pinti, hingga pasokan air mineral dari Danone turut melengkapi intervensi pemenuhan gizi hari itu.

Share This Article
Tidak ada komentar