Unlock the Magic of Your kitchen with Our Cookbook!

Batasi, Bukan Larang! Panduan Sehat Bermain Game untuk Anak di Era Digital

Saat orang tua hadir mendampingi, game bukan lagi sekadar hiburan layar, tetapi bisa menjadi momen membangun kedekatan dan mengajarkan anak tentang disiplin, tanggung jawab, serta keseimbangan hidup di era digital.

Hernowo Anggie
2 Min Read
Disclosure: This website may contain affiliate links, which means I may earn a commission if you click on the link and make a purchase. I only recommend products or services that I personally use and believe will add value to my readers. Your support is appreciated!

Parent Kids – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, bermain game kini menjadi salah satu aktivitas favorit anak.

Bagi banyak orang tua, game sering dianggap sebagai “musuh” karena dikhawatirkan membuat anak malas belajar, sulit lepas dari gadget, hingga kurang aktif bergerak.

Padahal, kuncinya bukan selalu melarang, melainkan mengatur porsi bermain secara sehat dan seimbang.

Para ahli menyarankan anak usia sekolah membatasi screen time, termasuk bermain game, sekitar 1–2 jam per hari.

Lebih dari itu, terutama jika mencapai empat jam atau lebih, risiko gangguan tidur, menurunnya fokus, hingga masalah emosional bisa meningkat.

Anak juga berpotensi lebih mudah marah, cemas, atau menjadikan game sebagai pelarian saat menghadapi tekanan.

Namun kabar baiknya, tidak semua game berdampak negatif. Banyak permainan digital yang justru melatih strategi, kreativitas, kemampuan memecahkan masalah, bahkan kerja sama tim.

Yang terpenting, orang tua perlu memastikan kontennya sesuai usia, tidak mengandung kekerasan berlebihan, serta tetap memberi ruang bagi anak untuk aktif bermain di luar, membaca buku, dan berinteraksi dengan keluarga maupun teman sebaya.

Bagi kita para orangtua, pendekatan terbaik adalah membuat aturan yang disepakati bersama, mulai dari kapan waktu bermain, berapa lama, dan apa konsekuensinya jika melanggar.

Saat orang tua hadir mendampingi, game bukan lagi sekadar hiburan layar, tetapi bisa menjadi momen membangun kedekatan dan mengajarkan anak tentang disiplin, tanggung jawab, serta keseimbangan hidup di era digital.

TAGGED:
Share This Article
Tidak ada komentar